Dalam berpikir sistem kita menyadari bahwa sebuah data yang sama bisa dimaknai berbeda oleh setiap orang, sehingga mengakibatkan kesimpulan yang berbeda. Illustrasi yang sering saya berikan di kelas adalah pengalaman pribadi saya ketika mengantar seorang professor dari Jepang yang ingin melihat langsung pasar “tradisional” di Indonesia. Ketika saya malu mengantarkan dia berdarmawisata di pasar, dia dengan santai mengatakan kepada saya, “you are lucky, you have so many rooms of improvement here” : Anda beruntung, anda punya banyak sekali kesempatan untuk memperbaiki disini. Kebetulan profesor ini juga seorang ahli kualitas, dan mencari topik kualitas di negara dia mungkin lebih “sulit” daripada di negara kita. Jadi: Same Data, Different Conclusion.
Proses pengambilan kesimpulan ini disebut proses tangga inferensial (ladder of inference), yaitu dari data yang netral ke proses-proses pengolahan data yang sangat subyektif dan terkadang emosional. Inferensial didefinisikan adalah prose pengambilan keputusan dari data yang kita berikan. Kita akan membahas proses-proses selanjutnya dalam tulisan yang lain, tetapi saya ingin memulainya dengan proses awal yang sangat penting yaitu ketika data pertama kali hadir didepan kita untuk kita simpulkan.
