Apa kompetensi puncak seorang teknik industri?

Kompetensi Puncak merupakan terjemahan dari capstone competency. Capstone merupakan singkatan dari “captain stone”, yaitu ada batu kapten. Seorang kapten biasanya berada di depan atau diujung paling atas dalam sebuah rantai komando di lapangan, sehingga istilah ini artinya adalah kompetensi yang merupakan gabungan kombinasi dari berbagai kompetensi sebelumnya atau dasarnya.

Istilah ini penting dipahami bagi perekayasa industri, karena bisa menjelaskan mengapa struktur perkuliahan di TI dirancang seperti sekarang. Namun penjelasannya tidak mudah jika tidak mengerti peran dan pentingnya Captain Stone.

Captain Stone sangat penting karena tanpanya, struktur dibawah akan berantakan. Sama dengan sebuah regu tentara, tanpa pimpinan yang menyelaraskan maka regu akan tidak mencapai produktivitas maksimum bahkan bisa tercerai berai.
image

Jadi di Teknik Industri, capstone memiliki 2 makna utama.

Lanjutkan membaca “Apa kompetensi puncak seorang teknik industri?”

Ketika Tanggung Jawab menjadi 2 Kata bukan 1 kata

Dalam acara di UI tentang kepemimpinan yang diisi oleh Pak Jusuf Kalla, sang moderator acara memberikan sebuah komentar menarik tentang definisi tanggung jawab.

Bagi saya, tanggung jawab adalah sebuah kata yang berarti kita harus menanggung sebuah keputusan dengan menjawabnya secara hukum atau publik. Namun sang moderator ternyata bergurau bahwa dalam sistem politik yang populer berbasis media saat ini, tanggung jawab tidak lagi menjadi 1 kata, karena ada orang yang menjawab dan orang berbeda yang menanggung.
Artinya para pemimpin saat ini suka menjawab supaya populer namun akan ada orang lain yang menanggung proses dan akibat dari jawaban tersebut.

Awalnya saya pikir sang moderator bergurau saja, namun akhirnya sadar ini yang terjadi. Saya melihat pemimpin nasional dan daerah yang suka menjawab namun ternyata ketika harus mengambil keputusan berupa surat keputusan tidak mau dilakukan karena takut menanggung dampak politik maupun hukum. Mereka memaksa sang anak buah atau orang lain untuk untuk menanggungnya padahal diluar kewenangan mereka.

Lanjutkan membaca “Ketika Tanggung Jawab menjadi 2 Kata bukan 1 kata”

Banjir Jakarta, Pemadam Kebakaran, BPBD

Saya dulu pernah tidak sengaja terlibat dalam pengembangan sistem bantuan sosial ketika banjir jakarta 2002. Terjebak di balai kota dengan guru saya yang kebetulan adalah pejabat di jakarta membuat awal pengalaman saya mempelajari sistem manajemen bencana di kota-kota dunia. Ada beberapa hal yang akhirnya saya pelajari dan coba terapkan namun berhadapan dengan sistem birokrasi daerah dan nasional yang tidak memiliki pemahaman siklus bencana membuat rancangan sistem ini tidak berhasil. Namun sisa-sisa sentuhan perubahan itu sebenarnya masih bisa dilihat misalnya kenapa kok pemadam kebakaran (damkar) bisa lebih banyak peran lapangannya dibandingkan dengan BPBD atau badan penanggulangan bencana daerah. Atau kan ini bukan kebakaran, ada apa kok kirim pemadam kebakaran. Ini karena amanat BPBD di salah artikan.

Berikut penjelasan konsep ini:
Lanjutkan membaca “Banjir Jakarta, Pemadam Kebakaran, BPBD”

Tips Tanya Jawab Skripsi

Berikut ini adalah beberapa tips menjawab pertanyaan ujian skripsi atau seminar. Saya akan coba selalu update seandainya ada temuan baru.
image

 

Tanya jawab yang dimaksud di artikel ini adalah yang secara umum, bukan ke topik tertentu.

Jangan meminta diulang pertanyaan penguji, karena menunjukkan anda tidak menyimak pertanyaan. Terkadang memang penguji tidak jelas dalam menyampaikan pertanyaan, sehingga cara elegan untuk meminta diperjelas adalah dengan mengkonfirmasikan pemahaman kamu terhadap pertanyaannya. Tanyakan: “Maaf Pak, yang saya tangkap dari pertanyaan bapak adalah, mengapa…” Penguji akan mengklarifikasi jika memang bukan itu yang ditanyakan.

Menjawab pertanyaan yang tidak bisa dijawab. Intinya sih jujur saja tidak bisa menjawab, kemudian jelaskan kenapa tidak bisa menjawab. Relakan nilai jika memang seharusnya kamu bisa menjawab, namun tidak bisa menjawab. Tentu berbeda jika tidak bisa menjawab karena (1) diluar ruang lingkup (2) tidak ada hubungannya dengan topik skripsi secara langsung (3) tidak terpikirkan ketika menyusun skripsi. Ketiga hal ini adalah penjelasan yang bisa kamu berikan jika menjawab.

Lanjutkan membaca “Tips Tanya Jawab Skripsi”

Tips Slide Presentasi Skripsi

Dalam merancang slide presentasi, terutama untuk sidang seminar atau skripsi, saya sering mendapatkan rancangan slide yang memiliki banyak kelemahan sehingga terkadang menimbulkan kekesalan penguji sidang ujian. Tentunya sudah kesal dari awal, tidak akan baik buat mahasiswa yang bersangkutan.
image

Berikut ini kumpulan tips mengenai rancangan slide presentasi yang akan saya coba selalu update setiap kali saya menemukan kesalahan baru. Semoga membantu.

  • Perhatikan pada semua gambar yang mengandung teks, biasanya berupa flowchart (terutama flowchart metodologi penelitian), untuk dipastikan teksnya mudah dibaca. Jangan copy paste langsung gambar dari aplikasi lain karena biasanya akan mengecil dan akibatnya  sulit untuk dibaca tulisannya. Dosen anda tidak semuanya masih muda, banyak yang sudah senior, sehingga pastikan anda menggunakan huruf besar dalam materi presentasi. Saran saya selalu buat ulang gambar grafik di slide presentasi.
  • Huruf slide adalah simple, jenis huruf yang jelasukuran huruf yang bisa dibaca dari jarak 10 m dari dinding. Memang ada perbedaan minimum size font untuk ruangan kecil (min 18 pt ) dan ruangan besar (min 24 pt ) untuk font body. Lanjutkan membaca “Tips Slide Presentasi Skripsi”

Tips Presentasi Skripsi

Berikut ini beberapa tips ketika melakukan presentasi, yang bisa anda gunakan untuk menyiapkan diri sebelumnya

  • Hati-hati dengan laser pointer. Jika anda tegang, maka laser pointer akan bergetar ketika anda gunakan dan itu mengganggu. Laser pointer juga berbahaya jika kena mata langsung, bisa mengakibatkan merusak retina mata. Jadi pastikan anda tidak mengarahkan laser pointer sembarangan, apalagi ke arah audiens.
  • Perhatikan jangkauan wireless presenter mouse, terutama jika antara komputer dan proyeksi slide agak jauh atau ruangan yang cukup luas. Supaya anda tidak panik mengclick-click mouse anda. Lanjutkan membaca “Tips Presentasi Skripsi”

Failing to Plan is Planning to Fail

Gagal memiliki rencana berarti Merencanakan untuk gagal.

Sebuah kutipan untuk pergantian tahun 2013 ini, yang menurut temen saya namanya sedang diusulkan menjadi 2012A karena takut 2013 mengandung angka sial 13, mengacu kepada kebiasaan gedung-gedung tinggi di Indonesia yang mengganti dan menghilangkan nomor-nomor lantai gedung yang dianggap tidak hoki atau sial (seperti 4 menjadi 3A, dan 13 menjadi 12A, atau tidak ada sama sekali). Walaupun ternyata ada temen saya lagi yang asli insinyur mengatakan berbahaya menjadi 2012A, karena kalau iya bisa jadi ramalan Maya tentang kiamat masih berlaku, karena biasa lah, khan ramalannya sudah lama banget, plus-minus toleransi harusnya ada. Lha wong merancang beban lift saja ada toleransi sampai 200% seandainya ada hubungannya dengan nyawa manusia.

Tapi saya sebenarnya mau membahas hal yang lain, yang saya dapatkan pagi ini ketika melihat acara gosip di TV tentang jawaban para artis kita tentang rencana tahun depan menyambut pergantian tahun malam ini, ada yang mengatakan “going with the flow”, yaitu pendapat bahwa sudahlah tidak usah berencana apa-apa, ikuti saja. Pendapat ini seolah mewacanakan bahwa buat apa ada rencana, toh belum tentu bisa dilaksanakan.

Lanjutkan membaca “Failing to Plan is Planning to Fail”